1.       Deskripsi Produk

Salina merupakan benih ikan nila hibrida toleran salinitas tinggi hasil perbaikan genetic yang mampu berkembang dan tumbuh di perairan payau dengan kadar garam >20ppt atau bahkan di perairan laut dengan salinitas hingga 32 ppt melalui pemanfaatan karakter euryhaline yang dimiliki ikan nila. Proses pemijahan untuk menghasilkan Salina dilakukan di lingkungan payau, sehingga benih Salina yang dihasilkan telah teradaptasi di lingkungan payau. Kemampuan adaptasi nila pada air asin telah menjadi bahan perhatian yang cukup luas (Ridha, 2008). Keistimewaan Salina adalah memiliki pertumbuhan yang cepat pada salinitas optimal (>20 ppt), tingkat sintasan (kelangsungan hidup) tinggi, nilai FCR (Feed Conversion Ratio) rendah, dan tahan terhadap serangan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus sp.

 

2.       Manfaat dan Khasiat

Berdasarkan beberapa informasi di atas, pengenalan Inovasi Teknologi Ikan Nila Salina sangat perlu dilakukan mengingat bahwa wilayah Indonesia sebagian besar merupakan perairan dimana ikan tersebut dapat dikembangbiakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan segala keunggulannya. Berikut ini adalah keunggulan dari Inovasi Teknologi Ikan Nila Salina.

  • Mudah untuk Dikembangbiakan

Dapat hidup dan berkembang biak pada salinitas tinggi antara 20-25 ppt dan akan dikembangkan menjadi ikan nila laut (Marine Tilapia) yang mampu bereproduksi di perairan dengan salinitas sampai dengan 32 ppt. Lebih tinggi jika dibandingkan dengan salinitas perairan tawar yang biasanya berkisar antara 0–5 ppt.

  • Meningkatkan Jumlah Produksi Pangan

Mendorong akselerasi peningkatan produksi perikanan, terutama dalam penyediaan pangan protein, produk ekspor, peningkatan ekonomi dan lapangan kerja.

  • Mewujudkan Ketahanan Pangan

Sebagai langkah menuju ketahanan pangan dalam penyediaan perikanan dalam menghadapi isu Global warming atau pemanasan global.

  • Pemanfaatan Lahan yang Optimal

Mengoptimalkan pemanfaatan lahan tambak marjinal (idle) dimana luasnya mencapai 30-40 % dari 1,2 juta ha yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

  • Pangan
  • Pangan
  • Pangan
  • Pangan
  • Pangan