Transformasi Digital dan Inovasi

Transformasi Digital dan Inovasi

23 Oktober 2020 Administrator

Pandemi Covid-19 telah mengubah paradigma industri dan ekonomi di Indonesia, saat ini paradigma digital pun hadir dan telah masuk ke dalam semua lini. Paradigma baru inilah yang akan menjadi pilar dan memberi penguatan bagi Indonesia untuk melakukan pemulihan di berbagai bidang, kata Kepala BPPT Hammam Riza diacara Seminar Nasional Technopex 2020 secara daring yang diselenggarakan oleh Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Teknologi Indonesia (ITI) (21/10).

 

Lebih lanjut dikatakan, pandemi ini juga berdampak pada sektor ekonomi, tatanan baru pun tercipta bagi konsumen. Sektor ekonomi berubah menjadi digital seperti fintech, transformasi digital, e-commerce dan e-Banking. Di mana awalnya e-Banking hanyalah sebuah fitur kini menjadi keniscayaan.

 

Selain itu, perubahan ini menurutnya juga mendorong percepatan revolusi industri 4.0 yang sudah dilakukan untuk melaksanakan aktivitas di masa pandemi. Seperti membangun infrastruktur digital, sumber daya manusia digital bertalenta. Ekosistem inovasi menjadi hal penting dalam mewujudkan making indonesia 4.0, ujarnya.

 

Karenanya kita didorong untuk melakukan transformasi digital dengan inovasi sebagai penghela pembangunan nasional. Melalui Pentahelix, BPPT mengajak seluruh pemangku kepentingan guna membentuk ekosistem inovasi, bergotong royong mencapai hilirisasi teknologi industri agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, jelasnya.

 

Sebelumnya, Rektor Institut Teknologi Indonesia Marzan A Iskandar menyampaikan, pandemi ini telah mempengaruhi kehidupan bukan hanya di Indonesia tapi diseluruh dunia. Tatanan baru nampaknya akan mengadaptasi kebiasaan yang telah berlangsung selama pandemi dengan berbagai penyesuaian.

 

Penggunaan TIK lebih massif dari sebelumnya dalam berbagai bidang kehidupan. Sejalan dengan itu lanjut Marzan, kebutuhan akan SDM yang mampu menggunakan, menerapkan sampai kepada menghasilkan inovasi baru dalam bidang TIK akan meningkat pesat. Seperti bidang Pendidikan, ekonomi yang sudah mengadopsi cyber physical system yang merupakan salah satu karakteristik industri 4.0.

 

Dimasa pandemi ini juga banyak melahirkan inovasi anak bangsa yang ternyata dapat berlangsung cepat yang tidak dapat dilakukan di saat kondisi normal, ujarnya.

 

Sebagai contoh inovasi lembaga litbang, perguruan tinggi, industri, asosiasi dan beberapa startup yang dipimpin BPPT. Hanya dalam waktu beberapa bulan konsorsium ini berhasil membuat sejumlah produk inovasi guna mengurangi resiko pandemi. Selamat kepada BPPT atas keberhasilannya semoga segera menyusul inovasi berikutnya dalam pengkajian dan penerapan teknologi di era tatanan baru, pungkasnya.

 

Sebagai informasi, seminar inii bertujuan sebagai sarana pertukaran informasi dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat serta perkembangan teknologi yang diterapkan atau dibutuhkan di masyarakat. Seminar ini juga merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian Dies Natalies ITI.